04 August 2011

10 Fakta Unik Tentang Koala

Koala adalah salah satu hewan yang dilindungi. Betapa menyenangkannya bisa memiliki hewan ini. Akan tetapi, menjadikan koala sebagai hewan peliharaan bisa membuat kalian dihukum Di Australia, siapa pun yang memelihara koala akan mendapat hukuman penjara.Kalau melihat besarnya koala dewasa, tahukah kalian kalau ketika dilahirkan, koala hanya memiliki panjang 1 inci (2,54 CM)? Beratnya hanya sebesar lebah saat koala dilahirkan. Bayi koala akan tetap berada di kantung ibunya hingga dia berusia 6 bulan dan saat masih menyusui.Koala adalah salah satu dari beberapa mamalia yang memiliki sidik jari manusia. Sangat sulit membedakan keduanya bahkan di bawah mikroskop.Hewan ini terkenal sebagai hewan yang suka sekali tidur. Koala mampu tidur hingga 18 jam setiap harinya. Saat tidak tidur, koala menggunakan waktunya untuk makan atau berpindah dari satu pohon ke pohon lain. Mereka juga bisa melompat hingga sejauh 150 kaki (45,72 meter) diukur dari puncak pohon.Meskipun namanya memilik arti "tidak minum", koala masih tetap minum air! Hanya saja, binatang ini jarang sekali terlihat sedang minum. Koala mendapat air dari daun-daun eukaliptus yang dimakan olehnya.Berbeda dengan jerapah yang hidup berkelompok. Koala adalah hewan penyendiri. Artinya, mereka hidup sendiri dan jarang terlihat sebagai kelompok. Mereka juga akan sangat melindungi daerah tempat tinggalnya. Koala menandai tempat tinggal dengan meninggalkan aroma tubuhnya di pohon dengan cara menggosok dada mereka ke pohon.Koala adalah hewan yang sangat tenang dan tidak banyak bergerak. Mereka hanya aktif selama 2 jam per hari. Namun koala bisa mengeluarkan suara menggeram yang sangat keras dan agresif jika merasa terancam!Meskipun terlihat tenang, koala juga bisa berlari. Ia bisa berlari dengan sangat cepat. Kecepatannya hampir sama seperti saat kelinci berlari.Koala memiliki ekor. Ekor ini berfungsi sebagai tempat duduk mereka saat duduk di ranting pohon selama berjam-jam.Koala jarang sekali turun dari pohon. Itu karena binatang ini memiliki beberapa predator, terutama anjing. Agar terhindar dari predator dan menjaga diri supaya tetap aman, mereka terus menetap di atas pohon.

Pasukan Komando Rahasia, Brandenburg

FIRST BRANDENBURGER - Brandenburg bertempur di banyak medan dengan misi mulai dari sabotase malam hari. Di Afrika Utara, mereka mejalankan tugas pengintaian jarak jauh. Jika kita sekarang mengenal apa yang disebut pasukan khusus atau pasukan komando, hal ini tidaklah terlepas dari apa yang dulu dikenal sebagai resimen rahasia Brandenburg Jerman. Pasukan inilah yang dianggap sebagai cikal bakal pasukan khusus zaman sekarang. Satuan Brandenburg merupakan basil gagasan cemerlang Laksamana Walter Wilhelm Canaris (1887-1945), pemimpin dinas rahasia militer Jerman atau Abwehr. Sebelum perang pecah, laksamana yang sebetulnya anti-Nazi ini telah merasakan perlunya pembentukan pasukan komando rahasia, yang mampu melakukan penetrasi sampai jauh di belakang garis musuh. Tugasnya terutama melakukan sabotase dan membukakan pintu bagi kelancaran serangan pasukan induk Jerman. "Pasukan ini harus terdiri dari orang-orang pemberani, keras, tak kenal ampun. Mereka harus mampu mengendap tersembunyi dalam jangka waktu lama, mandiri dalam segala hal, dan dalam kelompok-kelompok kecil mampu secara efisien menyelesaikan tugas-tugas yang tidak mungkin dilakukan satuan lebih besar," demikian Laksamana Canaris merumuskan pasukan komando bentukannya. Para anggota resimen komando memperoleh julukan Brandenburger, karena tempat pembentukan dan latihan pertama mereka semula tidaklah jauh dari Gerbang Brandenburg di Berlin. Pimpinan awal resimen adalah Kapten Theodor von Hippel, yang berpengalaman dalam perang gerilya di Afrika Timur yang merupakan koloni Jerman sebelum PD I. Dialah yang mengusulkan agar satuan rahasia ini dikirim diam-diam ke Cekoslowakia ketika timbul krisis 1938, untuk membantu penduduk Jerman di wilayah Sudeten memberontak terhadap pemerintahan Cekoslowakia. Semula rekrutmen untuk satuan pilihan ini terbatas dari rekomendasi perorangan, balikan mereka yang keturunan Yahudi pun direkrut. Selain memperoleh tempaan fisik dan keterampilan sebagai prajurit komando untuk peperangan modern, mereka juga mendapat berbagai latihan intensif dalam bahasa maupun adat kebiasaan asing. Satuan ini berada langsung di bawah komando Abwehr, mengingat penguasaan intelijennya mampu mengarahkan pasukannya ke sasaran-sasaran kunci di wilayah musuh. Karena tugas khususnya itu, pembentukan maupun keberadaan satuan komando ini pun semula amat dirahasiakan. Operasi militer pertama satuan komando ini adalah sewaktu invasi Jerman Nazi terhadap Polandia, September 1939. Sebelum pasukan Jerman menembaki dan melintasi perbatasan Polandia, satuan Brandenburger telah disusupkan masuk ke wilayah Polandia, untuk mengintai dan merebut sasaran-sasaran taktis seperti iembatan dan persimpangan strategis, sehingga serbuan pasukan induk tidak mengalami hambatan yang berarti. Operasi komando pertama. Sumbangan pasukan komando Brandenburg lebih kelihatan tatkala Hitler mengalihkan s as aran serbuannya ke barat, dengan menginvasi Belgia, Belanda dan Prancis pada musim semi 1940. Tanggal 8 Mei 1940, satuan komando ini dengan mengenakan seragam tentara Belanda menyusup ke wilayah Belanda untuk merebut jembatan Sungai Meuse (Belanda: Maas) di Gennep. Jembatan ini sangat strategis bagi pengaliran pasukan Jerman ke Belanda. Satuan kecil pimpinan Letnan Wilhelm Walther ini melakukan aksinya pukul 02.00, bertepatan dengan gerakan pasukan induk Jerman ke perbatasan. Ia bersama beberapa anak buahnya menyaru sebagai polisi militer Belanda yang mengawal sejumlah tawanan Jerman. Dengan cara itu kubu pertahanan Belanda di ujung jembatan yang tidak mengira mereka adalah tentara musuh, dengan cepat dapat dilumpuhkan dan direbut dengan korban tiga prajurit komando terluka. Namun uiung jembatan yang lain masih dikuasai pasukan Belanda dan mereka telah mendengar tembak-menembak di ujung yang lain dari iembatannya. Namun Walther dengan anak buahnya yang tetapberseragam polisi militer Belanda, dengan beraninya berlari ke arah pos. Pasukan Belanda yang sudah bersiap, temyata ragu-ragu karena takut tembakan mereka mengenai "polisi militemya" sendiri. Keraguan ini harus dibayar mahal, karena pos direbut dan detonator yang siap meledakkan jembatan dikuasai komando Jerman. Sesaat kemudian iringan pertama tank dan panser Jerman pun menggelinding aman menyeberangi jembatan utuh tersebut. Melindungi Ploesti Ladang minyak serta pusat penyulingan Ploesti di Rumania menjadi tumpuan pasokan bahan bakar Jerman Nazi bagi mesin perangnya. Karena itu dengan segala cara lokasi itu harus dijaga ketat agar tidak disabot atau diserang pasukan musuh. Mengingat Rumania adalah sekutu Jerman, tidaklah nyaman apabila di negeri itu dihadirkan pasukan Jerman secara mencolok, karena dapat menimbulkan rasa tidak senang rakyat Rumania. Karena itu Laksamana Canaris menghubungi dinas intelijen Rumania, Siguranza, untuk mengatur perlindungan terhadap Ploesti serta jalan air S. Donau (Danube) yang vital untuk jalur perhubungan air Austria —Rumania. Canaris dan kepala dinas rahasia Rumania, Moruzov pada bulan Mei 1941 menyepakati kerjasama. Untuk itu Batalion ke-2 Resimen Brandenburg dipindahkan dari Austria ke Rumania. Sesuai sifat kerahasiaannya, para prajurit komando disamarkan sebagai pekerja sumur minyak, pekerja pabrik penyulingan, petani bahkan sebagai kelompokpemuda dan atlet. Mereka tinggal di lingkungan masyarakat setempat, baik di kota Ploesti maupun di sekitarnya. Mereka mampu melakukan penyamaran dengan baik karena telah terlatih untuk tugas semacam itu. Selama melaksanakan tugasnya, prajurit Brandenburger antara lain berhasil menggagalkan usaha Inggris untuk merusak pintu-pintu air terpenting di S. Donau. Mereka juga mencegah pasukan komando Inggris, Special Air Service (SAS) yang bermaksud menghancurkan jembatan vital sungai tersebut di dekat Cernavoda, Rumania, yang menghubungkan ibukota Bukarest dengan Laut Hitam. Selain di Rumania, pasukan komando Brandenburg juga ditugaskan di tempattempat lain di Front Timur, yaitu setelah Hitler memutuskan menyerbu Soviet Rusia dengan Operasi Barbarossa. Bahkan sebelum serbuan itu dilancarkan pertengahan 1941, dinas rahasia Jerman merekrut orang Ukrainia untuk dimasukkan dan dilatih dalam Resimen Brandenburg. Mereka disusupkan kembali ke Ukrainia untuk membantu invasi Jerman, dan mereka berhasil merebut jembatan penting dan stasiun radio Soviet. Karena semangat nasionalisme yang tinggi, mereka pun terdorong untuk segera memproklamirkan Ukrainia yang bebas dan merdeka dari Uni Soviet. Akibatnya Jerman merasa bahwa pasukan komando Ukrainia loyalitasnya kepada Jerman pun meragukan, sehingga akhir 1941 pasukan ini dibubarkan. Tanpa pertumpahan darah Salah satu prestasi Resimen Brandenburg yang luar biasa di Front Timur terjadi di Rusia bagian selatan, yaitu upaya merebut ladang-ladang minyak di Maikop. Sepasukan komando dipimpin Baron Adrian von Folkersam, Agustus 1942 menyusup jauh ke belakang garis Soviet dengan menggunakan truk-truk Tentara Merah dan berseragam pasukan Soviet dan NKVD, Dinas Rahasia Soviet. Di tengah jalan mereka bertemu dengan sejumlah besar pasukan Rusia yang desersi. Folkersam dan anak buahnya yang mahir berbahasa Russia bertindak seolaholah mereka adalah pasukan Soviet, dan meyakinkan para pelarian itu untuk kembali berjuang di pihak Rusia. Mereka pun menurut dan berbalik ke arah Maikop bersama pasukan komando Jerman yang menyamar. Di Maikop, Folkersan yang menyaru sebagai perwira NKVD menemui koman dan Soviet di Maikop, yang kemudian mengantarnya meninjau pertahanan Soviet di daerah itu. Dengan demikian Folkersan mengetahui kondisi pertahanan musuh, dan is pun segera merencanakan bagaimana merebut Maikop. Sementara pasukan induk Jerman pada 8 Agustus sudah berada sekitar 20 km dari Maikop. Namun yang dikhawatirkan Jerman adalah perlawanan pihak Rusia di Maikop dan penghancuran obyek vital, termasuk ladang perminyakan. Karena itu Folkersan segera bertindak dengan sasarannya pusat komunikasi Rusia. Serangan dengan granat itu untuk menimbulkan kesan terjadinya serangan artileri. Sesudah itu Folkersan yang masih menyaru sebagai perwira NKVD, memberitahu para perwira Rusia di kota Maikop bahwa pengunduran diri segera dari Maikop telah diperintahkan. Karenapusat komunikasi di Maikop telah rusak oleh serangan komando Brandenburg, pimpinan pasukan Rusia tidak mungkin melakukan kontak keluar untuk mengecek pengunduran diri tadi. Akhimya mereka pun dapat diyakinkan, dan pasukan Soviet yang mempertahankan Maikop dan sekitamya segera ditarik mundur. Esok harinya, pasukan Jerman dengan mudah masuk ke Maikop yang utuh dan meraih kemenangan tanpa pertumpahan darah sama sekali berkat jasa Brandenburger. Aksi di utara Di Front Timur, resimen pasukan komando rahasia Jerman juga beraksi di bagian utara, yaitu untuk mengacaukan Murmanks, kota pelabuhan penting Russia di Laut Barents yang dingin. Jenderal Diet! yang memimpin pasukan Jerman di Front Utara mengalami kesulitan mencapai pelabuhan yang menjadi pintu masuk bantuan dari sekutu (AS) ke Rusia. Akhir 1941, Died memanggil Jenderal Schoerner, seorang Brandenburger, yang kemudian merancang serangan komando untuk menghancurkan pengaliran barang bantuan tersebut dengan merusak jalur-jalur perkeretaapian. Serangan udara berkali-kali telah dilancarkan Jerman terhadap Murmanks dan jalur kereta apinya, namun setiap kali pula orang Rusia dengan cepat memperbaikinya kembali. Karena itu Jerman mengharap serangan komando akan dapat melumpuhkan lebih lama jalur transportasi tersebut. Tugas ini dibebankan kepada Kompi ke-15 Resimen Brandenburg, yang anggotanya sebagian besar terdiri dari orang Ukrainia, Belorussia dan orang Jerman dari Volga dan Balkan. Mengingat Wilayahnya yang dekat kutub dan bersalju, pasukan ini pun dibantu pasukan ski serta puluhan ekor anjing terlatih untuk daerah kutub. April 1942 pasukan komando ini siap dan diberangkatkan. Karena kurangnya penunjuk jalan yang memadai, ditambah lebatnya hutan dan tidak adanya perahu karet untuk menyeberangi sungai serta danau yang banyak terdapat di kawasan itu, pasukan ini tidak berhasil mencapai sasaran. Musim panas Juli 1942, dengan penunjuk jalan dari Finlandia, pasukan komando ini berangkat lagi memasuki Semenanjung Karelia. Untuk tidak menimbulkan kecurigaan, pesawat Jerman menghentikan pengintaiannya di daerah yang akan dilalui pasukan komando. Semua tanda-tanda kemiliteran Jerman dan Finlandia dilepas dari seragam. Mendekati Murmanks, mereka memasang peledak di sepanjang rel kereta pada jarak yang cukup berjauhan. Dalam beberapa hari, kereta api Soviet yang memuat barang bantuan dari Murmanks pun berledakan dan terguling satu persatu. Ribuan pasukan dan polisi rahasia Soviet dikerahkan untuk menyelidiki. Sejumlah penduduk sipil yang tidak tahu apa-apa menjadi sasaran penembakan NKVD. Bahkan para prajurit Soviet sendiri yang baru kembali dari patroli juga menjadi korban. Mereka ini semuanya dicurigai sebagai penyabot rel-rel NKVD tidak mengira satuan komando Jerman dapat sampai ke wilayah tersebut. Setelah dinilai cukup mengacaukan transportasi musuh dan keadaan makin membahayakan, kompi Brandenburgpun ditarik kembali ke Tugas terakhir Pasukan komando Brandenburg ini juga pernah ditugaskan di Afrika Pimpinan Korps Afrika, Jenderal Rommel memberi mereka kebebasan bertindak namun melarang satuan komando ini mengenakan seragam musuh. Rommel memang dikenal sebagai perwira yang bersikap gentleman dalam berperang. Satuan rahasia ini antara lain pernah berusaha melakukan infiltrasi ke kota Kairo, pusat komando Inggris di Timur Tengah, namun gagal. Mereka juga pernah mengadakan pertemuan dengan para pejuang nasionalis Mesir, termasuk Anwar Sadat (yang kemudian menjadi Presiden Mesir) di kota Asyut di wilayah Mesir. Tugas Resimen Brandenburg terakhir adalah di wilayah Balkan, ketika pada akhir 1943 pasukan ini diterjunkan dengan payung ke Pulau Kos yang diduduki Inggris. Gugusan pulau-pulau Dodecanese di Laut Tengah yang dikuasai Inggris itu dikhawatirkan akan dijadikan pangkalan bagi serbuan besar Inggris ke wilayah Balkan. Sesudah merebut Kos, pasukan komando diterjunkan lagi ke Pulau Leros yang merupakan pangkalan laut Inggris. Pasukan komando ini berhasil memo-tong pasukan lawan menjadi dua, di selatan dan utara pulau. Upaya Inggris mengusir pasukan komando musuh selalu gagal. Akhirnya sesudah melalui pertempuran sengit, pasukan komando Jerman ini mengakhiri perlawanan musuhnya dengan menawan 3.200 pasukan Inggris dan 5.350 pasukan Italia yang telah memihak Sekutu. Sukses besar ini merupakan tugas terakhir Brandenburg sebagai resimen pasukan komando yang dirahasiakan. Sejak akhir 1942 komando tertinggi Jerman berangsur ingin mengubah kekuatan dan bentuknya dari resimen komando menjadi divisi pasukan konvensional. Sebagai divisi, Brandenburg dalam peperangan konvensionalnya banyak beraksi di Front Timur dengan sukses sampai kehancurannya ketika Jerman terpukul mundur oleh Rusia. (rb)

Wti, 7 Alasan Untuk Pindah Dari Blackberry ke Android

Enam alasan utama kenapa meninggalkan BlackBerry untuk Android bukanlah hal yang salah. 1. Performance BlackBerry: cepat dan stabil. Tapi kadang terjadi phone-hang yang mengharuskan Anda mengeluarkan baterai dari tempatnya dan yang paling menyebalkan adalah proses re-boot: 3-8 menit! Android: Sangat cepat. Belum ada keluhan tentang phone-hang yang mengharuskan baterai keluar dari tempatnya, kecuali jika ingin ganti SIM card. Proses re-boot berlangsung cepat. 2. Baterai BlackBerry: umur baterai BB memang luar biasa. Ya, wajar saja karena BB tidak banyak melakukan proses berbagai aplikasi seperti pada Android. Android: tergolong boros, tapi kadang bisa sampai satu hari. Tapi harus diingat bahwa ponsel Android memakai baterai untuk BANYAK hal. Contohnya jika Anda memakai ponsel Android untuk brwosing web atau nonton video sampai 1 jam, pastinya itu membutuhkan daya baterai lebih. Dan, bisakah BlackBerry melakukan hal yang sama selama itu? 3. Email Blackberry: email pada BB memang menjadi andalan RIM. Gmail pada BB pun telah dioptimalkan fungsinya, tapi tentu saja tidak sebaik pada Android. Android: apa yang Anda ragukan dari Gmail buatan Google yang dijalankan pada Android yang juga buatan Google? 4. User Interface (UI) Blackberry: membosankan, done. Android: Anda bahkan tidak akan merasa lelah untuk menjelajah setiap sudut ponsel Android. Dijamin. 5. Web Browsing Blackberry: sangat melelahkan, Anda harus mengakui itu. Android: disinilah letak kelebihan Android. Android menjadi pemenang jika dibandingkan dengan semua mobile OS. Jika membandingkan web browsing pada Android dengan BlackBerry, seperti siang dan malam saja. Jauh berbeda. 6. Aplikasi Blackberry: BlackBerry memang memiliki segudang aplikasi, tapi di saat yang sama iPhone juga semakin jauh meninggalkan BlackBerry. Jadi lebih baik melihat apa yang bisa dilakukan BlackBerry untuk menyusul ketertingalannya di belakang iPhone OS dan Android. Android: Semakin banyak aplikasi yang dulunya hanya ada di iOS, kini sudah ada versi Android-nya. Pesaing sebenarnya dari Android adalah iPhone, bukan BlackBerry. 7. OS Blackberry: Ya begitulah itu - itu aja, kurang berkembang Android: Semakin hari semakin kaya fitur dari OS Android, karena dasar OS yang free, menjadikan banyak orang berlomba - lomba untuk mengembangkan OS Android.

19 July 2011

Simpangan, Periode dan Frekuensi GHS

Pada pembahasan mengenai Hubungan antara GHS dan GMB, kita telah menurunkan persamaan simpangan benda. Pada kesempatan ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai Periode, Frekuensi dan Simpangan pada Gerak Harmonik Sederhana…..SimpanganYang dimaksudkan dengan simpangan pada Gerak Harmonik Sederhana adalah jarak maksimum benda diukur dari posisi setimbang. Agar dirimu lebih memahaminya, mari kita tinjau dengan gambar.Dua contoh Gerak Harmonik Sederhana adalah ayunan sederhana dan getaran pegas. Mari kita tinjau simpangan pada dua contoh GHS sederhana ini.Ayunan SederhanaAmati gambar ayunan sederhana di bawah ini. B adalah posisi setimbang. Simpangan adalah jarak dari posisi setimbang B ke A (B-A) atau B ke C (B-C). Amplitudo merupakan simpangan maksimum atau simpangan terjauh ketika benda berosilasi (melakukan getaran). Apabila jarak B-A atau B-C merupakan simpangan maksimum maka jarak B-A atau B-C adalah Amplitudo (A).Getaran PegasKita tinjau dua jenis getaran pegas, yakni pegas yang diletakan horisontal dan pegas yang diletakkan vertikal.Pegas yang diletakkan horisontalAmati gambar di bawah. x = 0 adalah posisi setimbang. Pada gambar di bawah, simpangan adalah +x (gambar 1) atau -x (gambar 2). +x atau -x disebut Amplitudo apabila itu merupakan simpangan maksimum.Pegas yang diletakkan vertikalPerhatikan gambar di bawah. Pada pegas yang digantungkan vertikal, gravitasi bekerja pada benda bermassa yang dikaitkan pada ujung pegas. Akibatnya, walaupun tidak ditarik ke bawah, pegas dengan sendirinya meregang sejauh x0. Pada keadaan ini benda yang digantungkan pada pegas berada pada posisi setimbang. Apabila posisi setimbang kita ukur pada xo, maka yang dimaksudkan dengan simpangan adalah x (gambar a) dan -x (gambar b). Periode Gerak Harmonik SederhanaPeriode Gerak Harmonis Sederhana ternyata bergantung pada elastisitas pegas serta massa benda yang melakukan getaran. Periode pegas tidak bergantung pada Amplitudo getaran. Dirimu dapat membuktikan hal ini dengan melakukan percobaan. Hitunglah periode pegas atau ayunan sederhana yang berosilasi. Variasikan simpangan (Amplitudo) pegas atau ayunan sederhana… selanjutnya bandingkan periode getaran yang memiliki simpangan (A) besar dan simpangan (A) yang kecil. Dirimu akan menemukan bahwa ternyata periode tidak bergantung pada Amplitudo. Kita juga dapat membuktikan hal itu secara matematis melalui persamaan periode yang akan diturunkan nanti….Pada pokok bahasan mengenai hubungan antara GHS dan GMB, kita telah memahami keterkaitan antara GHS dan GMB. Jika dirimu belum, sebaiknya dipelajari terlebih dahulu daripada tersesat dan kebingungan di sini… Kali ini kita mencoba menurunkan persamaan Periode Gerak Harmonis Sederhana dengan membandingkan GHS dengan benda yang melakukan GMB.Kita tinjau sebuah benda yang bergerak dengan laju linear tetap (v) pada sebuah lingkaran yang memiliki jari-jari A sebagaimana tampak pada gambar di bawah. v adalah laju linear benda, vx adalah proyeksi laju linear benda pada sumbu x. Kedua segitiga yang memiliki sudut teta pada gambar di atas simetris. Sekarang mari kita hitung laju benda untuk komponen x :Ini adalah persamaan laju benda yang berosilasi dengan GHS, sebagaimana yang telah kita turunkan pada pembahasan mengenai Energi pada Gerak Harmonik Sederhana. Proyeksi ke sumbu x dari sebuah benda yang melakukan Gerak Melingkar Beraturan memiliki gerak yang sama seperti benda berosilasi pada ujung pegas.Sekarang mari kita turunkan persamaan periode. Apabila benda melakukan Gerak Melingkar Beraturan, maka Kelajuan Linearnya sama dengan keliling lingkaran dibagi periode. secara matematis ditulis :Pada pembahasan mengenai energi pada Gerak Harmonik Sederhana, kita telah menurunkan persamaan Hukum Kekekalan Energi pada osilasi pegas. Ketika benda berada pada simpangan maksimum (A = amplitudo = simpangan maksimum), kecepatan benda = 0. dengan demikian, pada simpangan maksimum, jumlah total Energi Mekanik adalah :Ini adalah persamaan EM benda ketika benda berada pada simpangan maksimum.Ketika benda berada pada posisi kesetimbangan, benda memiliki kecepatan maksimum, sedangkan besar simpangan = 0 (x = A = 0). Dengan demikian pada titik kesetimbangan, total Energi Mekanik benda yang berosilasi pada ujung pegas adalah :Persamaan 1 dan persamaan 2 kita gabung menjadi :Kita tulis kembali persamaan Periode di atas :Hahahaha…………. setelah dahi berkerut, akhirnya kita mendapatkan persamaan periode GHS Berdasarkan persamaan di atas, tampak bahwa periode hanya bergantung pada massa benda (m) dan konstanta pegas (k). Periode tidak bergantung pada amplitudo (A). Makin besar massa benda, makin besar periode dan makin kaku pegas, makin kecil periode. Konstanta pegas adalah ukuran elastisitas pegas. Jadi apabila pegas makin kaku maka konstanta pegas besar.Massa benda besar berarti inersia benda besar. Dengan demikian, reaksi yang diberikan benda lebih lambat sehingga periode makin lama. Sebaliknya, makin kaku pegas (konstanta pegas besar) maka dibtuhkan gaya yang lebih besar (ingat hubungan F = -kx, di mana F sebanding dengan k).Frekuensi Gerak Harmonik Sederhana Kita langsung menurunkan persamaannya ya….. to the point Ini adalah persamaan frekuensi Gerak harmonik SederhanaWah… cepat…. Referensi :Giancoli, Douglas C. 2001. Fisika Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.Halliday dan Resnick. 1991. Fisika Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.Tipler, P.A. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penebit Erlangga.Young, Hugh D. & Freedman, Roger A. 2002. Fisika Universitas (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

Suatu benda dikatakan melakukan gerak lurus berubah beraturan (GLBB) jika percepatannya selalu konstan. Percepatan merupakan besaran vektor (besaran yang mempunyai besar dan arah). Percepatan konstan berarti besar dan arah percepatan selalu konstan setiap saat. Walaupun besar percepatan suatu benda selalu konstan tetapi jika arah percepatan selalu berubah maka percepatan benda tidak konstan. Demikian juga sebaliknya jika arah percepatan suatu benda selalu konstan tetapi besar percepatan selalu berubah maka percepatan benda tidak konstan.Karena arah percepatan benda selalu konstan maka benda pasti bergerak pada lintasan lurus. Arah percepatan konstan = arah kecepatan konstan = arah gerakan benda konstan = arah gerakan benda tidak berubah = benda bergerak lurus.Besar percepatan konstan bisa berarti kelajuan bertambah secara konstan atau kelajuan berkurang secara konstan. Ketika kelajuan benda berkurang secara konstan, kadang kita menyebutnya sebagai perlambatan konstan. Untuk gerakan satu dimensi (gerakan pada lintasan lurus), kata percepatan digunakan ketika arah kecepatan = arah percepatan, sedangkan kata perlambatan digunakan ketika arah kecepatan dan percepatan berlawanan.Contoh 1 : Besar percepatan konstan (kelajuan benda bertambah secara konstan)Misalnya mula-mula mobil diam. Setelah 1 detik, mobil bergerak dengan kelajuan 2 m/s. Setelah 2 detik mobil bergerak dengan kelajuan 4 m/s. Setelah 3 detik mobil bergerak dengan kelajuan 6 m/s. Setelah 4 detik mobil bergerak dengan kelajuan 8 m/s. Dan seterusnya… Tampak bahwa setiap detik kelajuan mobil bertambah 2 m/s. Kita bisa mengatakan bahwa mobil mengalami percepatan konstan sebesar 2 m/s per sekon = 2 m/s2.Contoh 2 : Besar perlambatan konstan (kelajuan benda berkurang secara konstan)Misalnya mula-mula benda bergerak dengan kelajuan 10 km/jam. Setelah 1 detik, benda bergerak dengan kelajuan 8 km/jam. Setelah 2 detik benda bergerak dengan kelajuan 6 km/jam. Setelah 3 detik benda bergerak dengan kelajuan 4 km/jam. Setelah 4 detik benda bergerak dengan kelajuan 2 km/jam. Setelah 5 detik benda berhenti. Tampak bahwa setiap detik kelajuan benda berkurang 2 km/jam. Kita bisa mengatakan bahwa benda mengalami perlambatan konstan sebesar 2 km/jam per sekon.Perhatikan bahwa ketika dikatakan percepatan, maka yang dimaksudkan adalah percepatan sesaat. Demikian juga sebaliknya, ketika dikatakan percepatan sesaat, maka yang dimaksudkan adalah percepatan. Nah, dalam gerak lurus berubah beraturan (GLBB), percepatan benda selalu konstan setiap saat, karenanya percepatan benda sama dengan percepatan rata-ratanya. Jadi besar percepatan = besar percepatan rata-rata. Demikian juga, arah percepatan = arah percepatan rata-rata.Dalam kehidupan sehari-hari sangat sulit ditemukan benda yang melakukan gerak lurus berubah beraturan, di mana perubahan kecepatannya terjadi secara teratur, baik ketika hendak bergerak dari keadaan diam maupun ketika hendak berhenti. walaupun demikian, banyak situasi praktis terjadi ketika percepatan konstan/tetap atau mendekati konstan, yaitu jika percepatan tidak berubah terhadap waktu (ingat bahwa yang dimaksudkan di sini adalah percepatan tetap, bukan kecepatan).Penurunan Rumus Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)Rumus dalam fisika sangat membantu kita dalam menjelaskan konsep fisika secara singkat dan praktis. Jadi cobalah untuk mencintai rumus, he2…. Dalam fisika, anda tidak boleh menghafal rumus. Pahami saja konsepnya, maka anda akan mengetahui dan memahami cara penurunan rumus tersebut. Hafal rumus akan membuat kita cepat lupa dan sulit menyelesaikan soal yang bervariasi….Sekarang kita coba menurunkan rumus-rumus dalam Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). Pahami perlahan-lahan ya….Pada penjelasan di atas, telah disebutkan bahwa dalam GLBB, percepatan benda tetap atau konstan alias tidak berubah. (kalau di GLB, yang tetap adalah kecepatan). Nah, kalau percepatan benda tersebut tetap sejak awal benda tersebut bergerak, maka kita bisa mengatakan bahwa percepatan sesaat dan percepatan rata-ratanya sama. Bisa ya ? ingat bahwa percepatan benda tersebut tetap setiap saat, dengan demikian percepatan sesaatnya tetap. Percepatan rata-rata sama dengan percepatan sesaat karena baik percepatan awal maupun percepatan akhirnya sama, di mana selisih antara percepatan awal dan akhir sama dengan nol.Jika sudah paham, sekarang kita mulai menurunkan rumus-rumus alias persamaan-persamaan.Pada pembahasan mengenai percepatan, kita telah menurunkan persamaan alias rumus percepatan rata-rata, di manat0 adalah waktu awal ketika benda hendak bergerak, t adalah waktu akhir. Karena pada saat t0 benda belum bergerak maka kita bisa mengatakan t0 (waktu awal) = 0. Nah sekarang persamaan berubah menjadi :Satu masalah umum dalam GLBB adalah menentukan kecepatan sebuah benda pada waktu tertentu, jika diketahui percepatannya (sekali lagi ingat bahwa percepatan tetap). Untuk itu, persamaan percepatan yang kita turunkan di atas dapat digunakan untuk menyatakan persamaan yang menghubungkan kecepatan pada waktu tertentu (vt), kecepatan awal (v0) dan percepatan (a). sekarang kita obok2 persamaan di atas…. Jika dibalik akan menjadiIni adalah salah satu persamaan penting dalam GLBB, untuk menentukan kecepatan benda pada waktu tertentu apabila percepatannya diketahui. Jangan dihafal, pahami saja cara penurunannya dan rajin latihan soal biar semakin diingat….Selanjutnya, mari kita kembangkan persamaan di atas (persamaan I GLBB) untuk mencari persamaan yang digunakan untuk menghitung posisi benda setelah waktu t ketika benda tersebut mengalami percepatan tetap.Pada pembahasan mengenai kecepatan, kita telah menurunkan persamaan kecepataan rata-rataUntuk mencari nilai x, persamaan di atas kita tulis ulang menjadi :Karena pada GLBB kecepatan rata-rata bertambah secara beraturan, maka kecepatan rata-rata akan berada di tengah-tengah antara kecepatan awal dan kecepatan akhir :Persamaan ini berlaku untuk percepatan konstan dan tidak berlaku untuk gerak yang percepatannya tidak konstan. Kita tulis kembali persamaan a :Persamaan ini digunakan untuk menentukan posisi suatu benda yang bergerak dengan percepatan tetap. Jika benda mulai bergerak pada titik acuan = 0 (atau x0 = 0), maka persamaan 2 dapat ditulis menjadix = vot + ½ at2Sekarang kita turunkan persamaan/rumus yang dapat digunakan apabila t (waktu) tidak diketahui. Kita tulis lagi persamaan a :Terdapat empat persamaan yang menghubungkan posisi, kecepatan, percepatan dan waktu, jika percepatan (a) konstan, antara lain :Persamaan di atas tidak berlaku jika percepatan tidak konstan.Contoh soal 1 :Sebuah mobil sedang bergerak dengan kecepatan 20 m/s ke utara mengalami percepatan tetap 4 m/s2 selama 2,5 sekon. Tentukan kecepatan akhirnyaPanduan jawaban :Pada soal, yang diketahui adalah kecepatan awal (v0) = 20 m/s, percepatan (a) = 4 m/s dan waktu tempuh (t) = 2,5 sekon. Karena yang diketahui adalah kecepatan awal, percepatan dan waktu tempuh dan yang ditanyakan adalah kecepatan akhir, maka kita menggunakan persamaan/rumusContoh soal 2 : Sebuah pesawat terbang mulai bergerak dan dipercepat oleh mesinnya 2 m/s2 selama 30,0 s sebelum tinggal landas. Berapa panjang lintasan yang dilalui pesawat selama itu ?Panduan JawabanYang diketahui adalah percepatan (a) = 2 m/s2 dan waktu tempuh 30,0 s. wah gawat, yang diketahui Cuma dua…. Bingung, tolooooooooooooooooong dong ding dong… pake rumus yang mana, PAKE RUMUS GAWAT DARURAT. He2……Santai saja. Kalau ada soal seperti itu, kamu harus pake logika juga. Ada satu hal yang tersembunyi, yaitu kecepatan awal (v0). Sebelum bergerak, pesawat itu pasti diam. Berarti v0 = 0.Yang ditanyakan pada soal itu adalah panjang lintasan yang dilalui pesawat. Tulis dulu persamaannya (hal ini membantu kita untuk mengecek apa saja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan soal tersebut)s = so + vot + ½ at2Pada soal di atas, S0 = 0, karena pesawat bergerak dari titik acuan nol. Karena semua telah diketahui maka kita langsung menghitung panjang lintasan yang ditempuh pesawat :s = 0 + (0)(30 s) + ½ (2 m/s2)(30 s)2s = … LanjuTkaN!s = 900 m.Contoh soal 3 :Sebuah mobil bergerak pada lintasan lurus dengan kecepatan 60 km/jam. karena ada rintangan, sopir menginjak pedal rem sehingga mobil mendapat perlambatan (percepatan yang nilainya negatif) 8 m/s2. berapa jarak yang masih ditempuh mobil setelah pengereman dilakukan ?Panduan jawaban :Untuk menyelesaikan soal ini dibutuhkan ketelitian dan logika. Perhatikan bahwa yang ditanyakan adalah jarak yang masih ditempuh setelah pengereman dilakukan. Ini berarti setelah pengereman, mobil tersebut berhenti. dengan demikian kecepatan akhir mobil (vt) = 0. karena kita menghitung jarak setelah pengereman, maka kecepatan awal (v0) mobil = 60 km/jam (dikonversi terlebih dahulu menjadi m/s, 60 km/jam = 16,67 m/s ). perlambatan (percepatan yang bernilai negatif) yang dialami mobil = -8 m/s2. karena yang diketahui adalah vt, vo dan a, sedangkan yang ditanyakan adalah s (t tidak diketahui), maka kita menggunakan persamaanDengan demikian, jarak yang masih ditempuh mobil setelah pengereman hingga berhenti = 17,36 meter (yang ditanyakan adalah jarak(besaran skalar)) GRAFIK GLBB Grafik percepatan terhadap waktuGerak lurus berubah beraturan adalah gerak lurus dengan percepatan tetap. Oleh karena itu, grafik percepatan terhadap waktu (a-t) berbentuk garis lurus horisontal, yang sejajar dengan sumbuh t. lihat grafik a – t di bawahGrafik kecepatan terhadap waktu (v-t) untuk Percepatan PositifGrafik kecepatan terhadap waktu (v-t), dapat dikelompokkan menjadi dua bagian. Pertama, grafiknya berbentuk garis lurus miring ke atas melalui titik acuan O(0,0), seperti pada gambar di bawah ini. Grafik ini berlaku apabila kecepatan awal (v0) = 0, atau dengan kata lain benda bergerak dari keadaan diam.Kedua, jika kecepatan awal (v0) tidak nol, grafik v-t tetap berbentuk garis lurus miring ke atas, tetapi untuk t = 0, grafik dimulai dari v0. lihat gambar di bawahNilai apa yang diwakili oleh garis miring pada grafik tersebut ?Pada pelajaran matematika SMP, kita sudah belajar mengenai grafik seperti ini. Persamaan matematis y = mx + n menghasilkan grafik y terhadap x ( y sumbu tegak dan x sumbu datar) seperti pada gambar di bawah.Kemiringan grafik (gradien) yaitu tangen sudut terhadap sumbu x positif sama dengan nilai m dalam persamaan y = n + m x. Persamaan y = n + mx mirip dengan persamaan kecepatan GLBB v = v0 + at. Berdasarkan kemiripan ini, jika kemiringan grafik y – x sama dengan m, maka kita dapat mengatakan bahwa kemiringan grafik v-t sama dengan a.Jadi kemiringan pada grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) menyatakan nilai percepatan (a).Grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) untuk Perlambatan Contoh grafik kecepatan terhadap waktu (v-t) untuk perlambatan dapat anda lihat pada gambar di bawah ini.Grafik Kedudukan Terhadap Waktu (x-t)Persamaan kedudukan suatu benda pada GLBB telah kita turunkan pada awal pokok bahasan ini, yakni x = xo + vot + ½ at2Kedudukan (x) merupakan fungsi kuadrat dalam t. dengan demikian, grafik x – t berbentuk parabola. Untuk nilai percepatan positif (a > 0), grafik x – t berbentuk parabola terbuka ke atas, sebagaimana tampak pada gambar di bawah ini.Apabila percepatan bernilai negatif (a < 0), di mana benda mengalami perlambatan, grafik x – t akan berbentuk parabola terbuka ke bawah. Pertanyaan piter :Tolong kasih penjelan untuk soal ini yach,,he,,he,1. x(t ) = 4t3 + 8t² + 6t – 5a. Berapa kecepatan rata-rata pada t0.5 dant 2.5b. Berapa kecepatan sesaat pada t 2b. Berapa percepatannya ratanya,?Terimakasih,,he,,he,,salam gbuPanduan jawaban :a) Kecepatan rata-rata pada t = 0,5 dan t = 2,5t1 = 0,5 dan t2 = 2,5x1 = 4t3 + 8t² + 6t – 5= 4(0,5)3 + 8(0,5)² + 6(0,5) – 5= 4(0,125) + 8(0,25) + 6(0,5) – 5= 0,5 + 2 + 3 – 5= 0,5x2 = 4t3 + 8t² + 6t – 5= 4(2,5)3 + 8(2,5)² + 6(2,5) – 5= 4(15,625) + 8(6,25) + 6(2,5) – 5= 62,5 + 50 + 15 – 5= 122,5b) Kecepatan sesaat pada t = 2v = 3(4t2) + 2(8t) + 6v = 12t2 + 16t + 6v = 12 (2)2 + 16(2) + 6v = 48 + 32 + 6v = 86Kecepatan sesaat pada t = 2 adalah 86c) Berapa percepatan rata-ratanya ?v1 = 12t12 + 16t1 + 6v2 = 12t22 + 16t2 + 6De piter, t1 dan t2 berapa ?Masukan saja nilai t1 dan t2 ke dalam persamaan v1 dan v2. Setelah itu cari arata-rata.Referensi :Giancoli, Douglas C. 2001. Fisika Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.Halliday dan Resnick. 1991. Fisika Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.Tipler, P.A. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penebit Erlangga.Young, Hugh D. & Freedman, Roger A. 2002. Fisika Universitas (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.